Minggu, 08 Desember 2013

INTROPEKSI

kulihat dia dengan kedewasaannya yang palsu
yang kemarin kutuntut
dengan wajah sama dan pola pikir yang jauh lebih cerdik
saya pergi kerna konon saya tak bisa bertahan dengannya yang tak bisa seimbang
saya melihatnya lagi dan menghela kerna saya yang tak bisa menjadi lebih dewasa
bahkan gesekan kecil membuat saya membuat nyala yang kemudian menyakiti diri sendiri

saya mungkin lelah dan mulai muak   dengan keisengan kecil yang mungkin menurutnya
hiburan dan saya mungkin lelah atas sabar sehingga yang lainnyapun membuat saya marah

memang kencendrungan kita disitu
menyakiti orang lain atas sakitnya kita terhadap yang lain
dan membuatnya terbatas, berhentilah menyakiti secara tak sadar
bahkan diam bukan lagi solusi

saya sampai dimana secara tak langsung berubah kerna keadaan yang tiba-tiba datang tanpa sebab, tulisan inipun berubah dari menilai diri sendiri menjadi penilaian terhadap orang lain yang tak seharusnya di adakan mungkin kerna keadaannya berubah dari hening menjadi gaduh
dan si penuntut perhatian membuat jedah

saya berhenti

..................................................................


DESEMBER...

banyak cerita soal ini,
soal bahagianya dia
soal menyatunya mereka
soal berakhirnya kita
soal janji kita
soal kerja yang mulai padat karena deadline dan hasil kenerja setahunan di nilai disini
..............................................................................................................................

ya itulah  desember bulan terakhir di penghujung tahun yang salalu menjadi tolak ukur sebelas bulan
kemarin,
bahkan menjadi bukti kemampuan ataupun  hasil dari pribadi masing-masing individu karena kembali ada resolusi dan janji-janji baru tentang hidup yang lebih baik di awal bulan setelah ini.
dan entah bagaimana dengan desember berikutnya,
apa masih sama ataukah kita telah menyatu dengan tanah
dan menjadi kenangan  untuk mereka-mereka atau malah sebagai pelanjut cerita
soal desember ini dan desember kemarin
entahlah..........

MONOLOG....

pembicaraan nya kembali seperti kemarin, mungkin ini hasil permintaan denganNYA yang terkabul, kekecewaan kemarin membuat pinta meraung tanpa melibatkan lagi soal logika, kerna mata yang sembab dan hati yang lelah meminta tanpa ada embel-embel " yang terbaik" dia benar-benar pergi dan sayapun pergi tanpa pertimbangan dan kemungkin yang jelas tidak akan perna kembali, itu mulai di tuliskan dengan JELAS dan PASTI, kerna kita memang sudah tidak punya pilihan lain selain menjalani dan menolak apapun itu yang memang menjadi pilihan kita di waktu yang lalu,

kedewasaan yang harusnya tercermin dari usia yang bertambah justru menjadi beban kerna kita tak lagi muda dan waktu dan kondisi tak mungkin menunggu, kalau dulu saya meminta untuk TIDAK boleh kah saya kembali meminta untuk di berikan yang terbaik dan melapangkan hati untuk menerima apapun itu yang terbaik dariMU, saya mungkin memang labil bahkan tak bisa menerima ataupun mendengar yang mungkin sudah jelas kebenarannya hanya kerna pertimbangan-pertimbang untuk semuanya lebih baik, dan sayapun kembali mengeluh kerna saya tak cukup kuat melihat mereka lebih senang dan lebih muda sementara saya di sudut lain harus menghela nafas dan tersenym getir nerharap di berikan kelapangan hati dan bahagia kemudian.

bahkan untuk yang lainnya tak bisa memberikan ketenangan kerna ego yang tak menyurut disisi bersamaan, sementara disana berhasil membuat itu menjadi tantangan dan menbuatnya berhasil membuat nya menjadi sama walau butuh waktu lebih panjang dari hal yang seharusnya dan menbuat kelapangan hati atau keberatan namun tak membuat menyerah,

 saya mungkin kalah disini dan mungkin kalah untuk hal yang lainnya dan seterusnya, saya ingin meminta dan meminta lagi dan lagi untuk penciptaku yang mungkin punya rencana baik disana, berikan saya kesabaran lagi dan hati yang lebih lapang kerna memang saya butuh itu, kerna JANJIMU pastilah tak kan ingkar dan tak akan perna sama dengan kami yang tak kan luput dari salah....

Rabu, 04 Desember 2013

Batas

melau, .....
     suck ......
        happy.......
           miss......
              Respect.....
                  and......
              lost.....
          maybe..
     tomorrow
n im sick now.................................

Not End

baru tau rasanya seperti ini, atau mungkin memang kemarin terlupakan
saya mungkin akan menyerah dan biarkan mereka yang menuntun untuk kujalani
saya mungkin menyerah kerna kita ternyata tak sama, benar-benar tak sama
bahkan bahasan yang seharusnya menjadi bahan shering buat kita, justru menjadi pembicaraan mereka
dan saya sama sekali tak tau.
yang saya tau saya mulai lelah, dan mulai menjadi kekanak-kanakan
dan menurutmu mulai marah untuk hal yang tak penting
semaunya terlalu penting, dan di sisi lain itu biasa-biasa saja
ada bahasan yang sama-sama tidak kita ucapkan dan berharap di salah satu pihak mengerti
tanpa harus di jelaskan.

kitapun mulai membuat batasan dan yang lain membuatnya merasa terbatas
bahkan bahan obralan pun harus dipilih agar itu bisa menjadi menyenangkan kerna tidak
semua hal sekarang menjadi semenarik seperti kemarin.

bahkan menahan napas menjadi hal menyenangkan ketimabang bernafas dengan normal
padahal  sesak itu melelahkan.
dan lagi, saya harus menghela nafas kerna tak bisa merasakan senuh hati
dan harusnya saya harus berpikir buat pergi sebelum saya betul- tak bisa bernafas
...............................................................................................................................

PARA - METER

Suka ataupun tidak, rutinitas kita berjalan setiap hari tanpa banyak yang berubah, tidur, kerja, senang, marah, kaya, bangkrut dst...
setiap saat ada yang datang dan ada yang berubah tapi siklusnya tetap sama tak berubah, bahkan susana tempat dan hati pun sama, kadang lapang dan kadang sempit. but sekarang pembahasannya sama dikantor, dirumah ataupun pembicaraan di telpon sama-sama bahas soal PARA-METER

bentuk kekecewaan kita mungkin kerna harapan dan hasil tidak mendapat respect yang seimbang, sampai kita pun mulai membahas hal-hal yang kemarin di jalankan tanpa niat apa-apa selain berusaha melakukannya dengan sepenuh hati, atau bisa juga kita mulai mengungkit dan  membuat ukuran kita sebatas mana kerna janji yang mungkin terlalu indah  di awal ataupun yang pernah sampai di telingah dan membuat kita senang di awal.


Kamis, 31 Oktober 2013

untitle..

mari bersama mulai berpikir untuk tidak memulai hal baik dengan suatu hal buruk yang diselimut oleh kata - kata indah menjelang tidur, ataupun sapaan di pagi hari, atau berhenti membuat batasan hanya kerna kita ingin bersama dengan sosok seperti apa yang kita inginkan, entah itu kreteria yang memang tidak bisa dijelaskan atau obsesi bersama seseorang  yang tidak bisa di gapai di masa lalu, sehingga hal yang sekarang pun di buat patokan, terpukau bukan satu-satunya alasan kerna rasa nyaman dan tenang mungkin jauh lebih baik  saat aksara tak lagi berupa shering tapi berupa tulisan bercetak tebak dan berhuruf besar yang menjelaskan ketidak nyamanan salah satu pihak atas kenyaman yang lainnya.

........................................................................................................................................................................

'''B U T '''

apasih yang tidak bisa dilakukan dengan uang???
kadang beberapa orang akan berkata demikian tapi sebagian lagi akan berkata
it's not about money !!!
dan sebagiannya lagi berkomentar berbalik untuk saling menjelaskan pendapat dari masing-masing pihak
tak jarang kita berselisih soal alat tukar yang awalnya hanya sebagai alat ukur dari nilai,  yang nilai itu semakin berubah dari hal yang bisa dinilai ataupun yang tak ternilai
entah maksudnya apa, kadang kita membenarkan sebagian pihak dan menghujat pihak lainnya walau kadang itu disebabkan oleh kondisi kita saat ini,
katamu ' semoga ini tidak hanya sekedar materi ' dan itu benar bahkan  para pemilikpun kadang berpikiran yang sama kita tak bisa mengambil patokan satu benda untuk mengukur semua hal  tapi kataku ' semoga itu bukan bahasa dari ketidak mampuan sehingga kita menjadi penghujat para pemilik materi, 

ini bukan hanya soal materi, bukan soal berjalan di moll tanpa kwatir soal belanjaan barang diskon yang memanggil-manggil penuh godaan, atau sekedar obsesi melihat sisi lain dari kota-kota indah, bahkan berbuat baikpun butuh cost konsep berbaktipun kadang ternilai dengan ini, dan menjadi atau bercita-cita untuk hidup lebih bukan lah konteks salah ataupun hal yang harusnya di jadikan alasan untuk saling berdebat kerna kita ingin menjadi sederhana, bukanya sederhana itu soal pola pikir bukan soal rekening tabungan  yang kerna sederhananya hanya bisa di lirik di minggu awal setelah gajian,

mungkin hal yang harusnya kita liat dengan jelas bahwa keinginan  menjadi lebih tidak membuat kita menjadi kalap dan bertindak  dengan satu tujuan. kita ingin memulainya bersama walaupun konsep bersama sama sekali belum jelas, entahlah apa ini benar-benar bersama atau hanya keinginan salah satu pihak saja sementara yang lain berpikir tentang hal lain....entahlah..........

Rabu, 11 September 2013

Flashback............

kadang kita berkata, tinggalkan masa lalu karena  life must go'on kerna kita hidup untuk masa depan tapi bukan untuk masa lalu, tapi kita lupa kalau kita terbentuk dari kejadian kemarin dan  dari beberapa kepingan-kepingan yang entah kita suka ataupun tidak untuk saat sekarang, padahal yang kemarinpun mungkin perna menjadi bagian yang sangat menyenangkan sampai saat itu tak lagi berjalan sesuai dengan rencana, mungkin kita sekaramg harusnya mulai belajar untuk tidak membuat rencana terlalu keliatan sempurna, agar kelak masa lalu bukan hal yang buram untuk di kenang atau kita mulai menjalankannya dengan saling bercerita tentang apa saja yang mungkin membuat satu diantara kita diam dan yang lainnya mengabaikan atau mungkin juga kita tidak tidak harus berjalan bersama, seperti kemarin kita bukanlah apa-apa
tapi apa bisa.........

TrandBrand

setiap ada trand di situ ada brand,
ada pihak yang di untungkan yang mungkin di sebut owner
dan ada pihak yang dirugikan yang mungkin di sebut tulang punggung.........

what happen..

saat saya diam,
saat kamu diam
saat kita sama-sama diam
apa itu kemudian menjadi salah dan kita pun saling menyalahkan

dan saya menunggu
kamupun sama menunggu
si' ego berkata jangan dan malampun jadi panjang
bahkan siang terasa lama
dan kita duduk bersama di tempat biasa
mulai bercerita dengan diri kita sendiri
tentang bayangan di samping kita masing-masing
berharap itu terdengar walau tanpa di ucapkan.

setiap diam punya makna
"katanya" ceritakan diammu
"kataku" diamku sudah kuceritakan
karena tak diamku berarti tak ada apa-apa
kitapun sama, kembali terdiam, dan menjadi lama dan panjang

dan untuk beberapa lama, kitapun tak saling menyapa
satu diantara kita mulai bercerita, dan yang lainya tetap diam
cerita berlanjut tapi tidak lagi diantara kita.
kerna bayang lain menghampiri kemudian berteriak seperti maumu
..................................................................................................

Rabu, 05 Juni 2013

Ruangluang

kuberi nama dia luang, mungkin berpasangan dengan ruang tapi tak selalu sama,  ruang untuk ditempati dan luang  untuk dinikmati
kadang ruang hadir tapi luang yang tak mampir, kadang luang tersedia tapi ruang yang tak nampak
saat kedua sempat itu menjadi lelap dan terang bukanlah halangan
saat keduanya siap panas bukanlah alasan ataupun menjadi  rintangan
ruang punya banyak tempat, tapi tak selalu memberikan rasa nyaman
luang mulai tak nampak tapi kadang jadi panjang dan memuakkan

ruang bisa tanpa luang dan luang bisa tanpa ruang
ruang bisa membuat luang menjadi menyejukkan
dan luang bisa membuat ruang mendapat arti
.....................................................................................................................
seperti ruang kantor yang takkan bisa membuat waktu luang untuk lelap
dan libur membuat luang membutuhkan ruang untuk terjaga
,,,,


Sabtu, 01 Juni 2013

PESAN

kadang itu menjadi menyenangkan.
membuat senyuman dan kadang tawa melengking dan pandang mata bingung yang melihat.
kadang itu menyedihkan
untuk moment yang yang tak di rencanakan tapi tak bisa memberikan pelukan.
kadang diapun sinis,
mungkin untuk seorang teman yang kemudian berbahagia tapi terbagi bersama
kadang dia puas
untuk sesuatu yang dikejar bagi  sesi selanjutnya dalam komputisi
kadang dia menunggu
untuk suatu pesan yang mungkin tidak akan berbalas
kadang dia marah.
untuk suatu hal yang tak sepakat ataukah jaringan yang troble
kadang dia diam
untuk suatu wacana yang tak sama dan tetap saling menunggu untuk sapaan berikutnya.

dan kadang diapun menghasilkan wajah datar untuk seseorang disana yang salah mengirim pesan

dan KAMU dimana................

SudutPandang

ada banyak bagian di kesaharian yang sama, sebagian menganggapnya adalah suatu daerah yang dibatasi oleh dua sinar garis yang mempunyai titik pangkal yang sama tapi tak perna  sama, entah itu benda atau pun "kita" kerna ada batasan ataupun patahan tentang hal yang kita pandang yang kemudian menjadi sudut dan membuatnya menjadi cerita yang kadang kita samakan dan terkadang juga menghasilkan cerita yang memang tak perna sama.

ingat salah satu cerita yang entah dari mana tentang beberapa orang yang diletakkan benda yang sama kemudian mendifinisikannya secara bersama yang menghasilkan definisi brbeda untuk benda yang sama.
'kita'pun sama tak kan perna sama untuk beberapa pandangan namun tidak akan menutup peluang untuk bersama berbagi opini dan pengalaman  atau hal yang akan kita jadikan sama mungkin untuk beberapa waktu ataupun untuk jangka waktu belum di tentukan.

katanya mereka versi 'kita' soal bersama itu adalah masalah berbagi tentang sudut pandang yang berbeda kemudian menyenangkan dan  sebagian lagi menganggap 'kita' adalah dimana salah satu melaksanakan dan salah satunya meneriakkan dan 'kita' akan tahu kita berada dimana saat merasa nyaman atau merasa di terabaikan kerna 'kita' belum pernah merasakan apa yang betul-betul  mereka sebut dengan bersama dalam konteks yang sama...mungkin nanti (mungkin)



Selasa, 28 Mei 2013

PisaRanjang

setelah tiga tahun bersama, kami akhirnya memutuskan untuk tidak lagi memandang satu sama lain dan saling menghempaskan tangan masing-masing saat salah satu dari kami secara tak sadar mulai menyentuh atau merasa kedinginan, bukan kerna kami rusuh atau kerna adanya teriakan satu sama lain yang membuat kami merasa sakit, tapi lebih disebabkan kerna salah satu teman yang juga dari awal bersama kami disini telah memutuskan untuk memiliki rumah, walau setelah menikah kami berada di tempat yang sama tapi beliau lebih dulu di karunia seorang tangga dan seorang anak tangga yang membuat rumahnya menjadi lengkap dan membuatnya memiliki 'rumah tangga'

tempat ini baik untuk lajang setidaknya kami tak harus menjadi parasit dengan numpang disalah satu keluarga dengan dalih penghematan, walau setiap jatuh tempo kami kehilangan pundi2 harta yang harus di kumpul dalam setahun hanya untuk sebuah naungan, dan membuat kami kehilangan suatu liburan untuk menambah koleksi poto di akun sosial milik  kami,

kemarin, kami memang sempat pisah untuk beberapa saat atas dalih kami lelah dan mulai merasa tidak cocok satu sama lain, mungkin kerna faktor kami sekantor duduk berdampingan dengan pekerjaan yang kami bagi satu sama lain dan banyaknya perintah dari orang yang berbeda setiap saat dan kembali kerumah lagi-lagi kami harus melihat dan duduk berdampingan dengan  versi lelah membuat sentuhanan bahkan pandangan mata saja membuat ketersinggungan dan membuat kami marah satu sama lain dan kami berteriak untuk suatu privasi.

pisah kantor membuat kami mulai lagi bercerita satu sama lain seperti dulu, walau kadang kami masih melakukan hal yang sama, berteriak satu sama lain atau diam dengan helaan napas panjang yang sangat jelas ditelingah,

dan kini kami betul2 akan memiliki ruang pribadi dengan konsep masing2 tentang kamar yang kami inginkan, dari warna dinding, tumpukan barang dan warna sperai serta lampu yang akan mati dan menyala sesuka kami, dan kami lupa klo konsep kamar bersama beberapa tahun membuat kami juga memiliki barang yang sama mulai dari ranjang,tv karpet sampai AC kami beli secara bersama dengan alasan pengematan, satu-satunya hal yang tidak kami beli secara bersama adalah dua buah lemari pakaian yang mulai sesak, kerna kebiasaan nyakar di senggol yang sering kalap.

memiliki hal bersama membuat kami memiliki harta gono-gini yang harus dibagi secara adil tanpa mengunakan jasa pegacara, walaupun AC begitu menggoda untuk iklim pare-pare dengan panas luar biasa dimalam hari  tidak dapat saya miliki kerna ia terpasang dengan paten didinding kamar dan butuh tenaga khusus untuk memindahkannya,  jadi  mungkin yang akan saya pilih hanya barang kecil seperti tv dan karpet yah setidaknya di kamar saya bisa tiduran diatas karpet  sambil nonton tv, sambil sesekali berkunjung kekamar atas saat panas mungkin mulai menggila.................


Sabtu, 11 Mei 2013

Kontrol SoCial

sebenarnya istilah ini baru saya dengar setahun lalu di saat pagi hari di waktu breefing oleh salah satu boss di kantor, beliau mendapat gelar dari kami sebagai wikipedia berjalan kerna banyak  hal yang kemudian kami tahu dari cerita pagi hari yang membuat kaki kesemutan kerna harus berdiri lama dengan sepatu ber hak 7 cm  hanya untuk breefing pagi. awalnya itu hanya bahasa petuah dari orang yang lebih tuah dan kebetulan di tuahkan dikantor untuk teman yang akan menikah yang kemudian merambat sampai ke hal resepsi dan konsep pernikahan.

beliau orang yang sangat semangat soal pernikahan, bahkan saya kadang mulai menjauh ketika dia mulai bercerita dan kemudian mengarah ke topik itu, bahkan kunjungannya yang terakhir dimana saya kebetulan mendapat kesempatan untuk menjempt beliau di bandara,  ternyata  dia tidak lupa dengan pertanyaan yang sama "kapan nikah" tak ada keheningan dari pertanyaan itu, yang ada malah teman cowok yang telah berkeluarga mulai menambahkan dan ikut rusuh dengan dan menambahkan dengan sedikit fitnah humoris tanpa dosa, katanya' sukur masih ada yang mau nanya' kerna konon katanya ada saat dimana justru orang yang malu untuk bertanya soal hal demikian saat kemungkinan itu sudah mengecil,

kalau bicara soal ITU, ada banyak harapan dan juga ketakutan besar saat akan memutuskan untuk berbagi tempat dan berbagi keringat, konsep bersama ataupun visi dan misi pastinya tidak akan selalu sepakat, dan tentunya mengahasilkan kekecewaan yang jauh lebih besar kerna kitapun berharap besar, dan kadang toleransi terhadap diri sendiripun masih sulit, apalagi harus melibatkan orang lain.apa lagi pada saat PMS menghampiri, yang rutin datang di setiap bulan
 
dan kembali ke topik "kontrol social"  katanya pernikahan itu sewajarnya memang harus di rayakan tidak harus glamor tapi setidaknya  harus ada wali keluarga dan juga undangan dan amplop, gunanya agar mereka tau dan setidaknya menghindari fitnah ketika kita berjalan atau berada dalam kamar yang sama dengan orang lain di ruang lingkup dimana kita bersosialisasi, itulah salah satu fungsi dari resepsi dan amplop silakan mengartikan sendiri....

BERSAMBUNG

Jumat, 19 April 2013

Maybe LikE CofFe

makin banyaknya tempat nongkrong atau  tempat dimana sajian utamanya adalah  cofee di tambah makin banyaknya produk - produk konsumsi dalam bentuk instant, membuat  pola hidup dan tingkat konsumtif  si biji hitam ini meningkat, bahkan di beberapa sosial media para pencinta ini kemudian  membuat  akun hanya untuk menyatukan para pengikut yang mungkin masuk dalam golangan isme (berlebihan), bahkan seorang sepupu dengan seragam sekolah masih berwarna merah-putih menulis ID nya si smartphone  sebagai si penikmat kopi.

sayapun sama, menyukainya dibeberapa waktu luang atau kadang menjadi pelengkap untuk teman berbagi cerita di waktu senggang, dan terkadang  menikmatinya diselingi dengan nikotin di saat muak memuncak, maaf klo ternyata itu membuat nilaiku sedikit berkurang, tapi mungkin itu hanya salah satu kebiasaan buruk masa remaja  yang kemudian sulit untuk di abaikan, walau terkadang itu menjadi hal yang membuatnya keliatan munafik kerna saya hanya berani melakukannya di waktu sendiri atau kerkadang melakukannya diam-diam dipojokan.

kembali ke soal cofee,
mungkin kata yang cocok untuk saya hanya penikmat, kerna saya sama sekali tidak tau jenis dan macam-macamnya,  yang saya tahu hanya beberapa yang itupun saya ketahui dari perbincangan beberapa teman yang memang betul- betul jatuh cinta pada sajian ini, dan kalau sebagian teman  beranggapan klo kita dapat menilai teman hidup dari kegemeran dan kesamaan kita tentang hal yang sama, mungkin saya tidak berada di pihak itu, kerna hidup bukan hanya sekedar menikmati cofee bersama, atau kegemaran musik yang sama, tontonan film yang sama, serta jenis bacaan yang juga sama bukan berarti kita juga memiliki pola pikir dan sudut pandang yang sama untuk beberapa hal, walau memang dengan memiliki beberapa kesamaan kita lebih memiliki waktu yang panjang untuk bercerita tentang hal yang sama............

Cacing Tanah

entah kenapa panggilan itu kembali muncul, padahal itu panggilan yang dulu kita sepakati ketika kita sama-sama mulai untuk memperbaiki diri dan berjanji tidak akan menghujat  dengan nama-nama binatang dengan peringai kasar sperti 'anjing' dan mengubahnya menjadi nama-nama binatang yang jauh lebih imut agar kedengarannya juga imut.

panggilan awal ini justru bukan kerna kami ingin memaki dalam konteks jengkel atau dalam keadaan marah tapi memang dulu kami terkadang memanggil dengan nama kasar satu sama lain,  setelah melakukan analisis dari karakter maka di putuskan lah nama si Cacing Tanah ini untuk salah satu sepupu,  satu-satunya hal yang membuat kesamaan mereka adalah mungkin garis lurus kecil seperti cacing di atas matanya( alis ). yaa, dia selalu bermasalah dengan itu, entah pembagian rambut yang tidak merata untuk sekujur tubuh atau kerna efek bagian lain mendapat jatah rambut lebih di bagian tubuhnya yang kadang menajadi lelucon kami.

berada jauh dari rumah dan efek kontrak kerja yang belum jelas ditambah biaya tinggal dan makan di tempat ini membuat kami memutuskan utuk berbagi tempat tidur dan belajar untuk bertoleransi lebih awal untuk bekal hidup kami nanti jika waktunya, walau mungkin tak seindah sekarang, kemarin kami sering berteriak satu sama lain hanya untuk membuat kami merasa lega dengan persepsi salah soal marah yang tak baik jika tak di ucapkan,yang justru membuat kami makin sakit kerna itu kemudian membuat lubang dan bekas kerna munculnya beberapa kata kasar yang tak seharusnya diucap.

dan kotak ini (dibaca kamar)  menjadi saksi soal teriakan si cacing tanah atau terkadang menjadi sasaran dari amukannya, kerna kebiasaan menyalurkan marah dan sakit terkadang di lakukan dengan memukul tembok yang kemudian menjadi tangisan lain di esok hari kerna tangannya mulai lebam, dan kotak ini juga jadi saksi soal  bisikan-bisikan dan beberapa isakan tangis si cacing saat mulai menjalin asmara kemudian patah hati dengan pria di ujung sana yang pura2 tak ku ketahui,

yah mungkin ini hanya sedikit cerita soal si cacing yang bisa saya gambarkan, kerna tinggal dengan kurun waktu beberapa tahun ini tentunya menyisahkan banyak cerita yang tidak selalu bisa saya gambarkan dalam bentuk tulisan, tapi mengingatnya dengan pasti dalam ingatan dan memori  yang mungkin kelak akan menjadi bahan cerita bersama, semoga....AMIN




Jumat, 12 April 2013

APRIL ( Women Day)

mungkin ini merupakan bulan yang istimewa untuk para wanita-wanita indonesia, entah itu single atau  ibu rumah tangga di segala usia, bahkan seluruh stasiun TV maupun media elektronik mulai membahas tentang wanita-wanita hebat dari yang poluler maupun tidak tp memiliki andil untuk ruang lingkup disekitarnya,yang mulai tak terhitung jumlahnya,

Dan april tidak akan terlepas dari sosok sang IBU yang menjadi inspirasi jutaan wanita di pelosok negri yang menyuarakan emansipasi,  yah....hak persamaan gender itu yang mereka katakan walau sebagiannya lagi mengikut tanpa tau jelas itu apa. dan kerna kita sama gender kitapun membenarkan tentang hak-hak yang mungkin salah di tafsirkan ataukah hanya pengikut yang berteriak yang salah menafsirkan, mereka melihat teriakan dan ikut berteriak tanpa mau belajar dan melihat dari sudut pandang yang lain tentang emansipasi itu sendiri.

mungkin konteksnya  lebih kepada persamaan dan adanya perjalanan beriring tanpa harus ada yang saling mendahului satu sama lain, atau mungkin juga pemberian kesempatan kepada para wanita untuk bekerja sesuai kemampuan, walau untuk hitungan  bisnis wanita berpeluang memiliki waktu isin kerja jauh lebih lama saat kodrat yang lain memihak,  dan para pihak diluar ini setidaknya tidak  hanya mengedepankan ego seolah mereka terlampaui atau berada di bawah dan menjadi sesak (kecuali waktu tertentu),  too....kesuksesan sang IBU juga tidak terlepas dari peran andil pasangan hidup yang memberikan suport dan kebebasan dalam menjalankan cita-cita di usia remaja,

mungkin pameo yang menyatakan  bahwa kesuksesan seorang pria kerna ada turut andil wanita hebat dibelakangnya juga berlaku untuk para wanita dimana kesuksesan seorang wanita kerna ada pria hebat di belakangnya, kerena tanpa dukungan dan support dari pasangan atau orang yang berada di samping kita, kita mungkin bukan apa-apa, kerna kita memang di ciptakan berpasang-pasangan walau tidak lagi dalam hitungan pasangan itu satu-satu, dimana satu pria satu wanita  saat kita mulai berhitung soal perbedaan jumlah wanita yang jauh lebih banyak ketimbang pria, yang membuat beberapa wanita  harus di bekali hati yang lebih besar untuk berbagi dengan yang lainnya dan mulai berjalan seiring yang konteksnya  bukan lagi soal persamaan gender, tapi kerna memang sama gender........................... 





Kamis, 11 April 2013

Pemain Drama Tapi Bukan Ratu

saya tahu dia, wanita energik dengan tinggi menjulang dan tawa yang khas,  tidak cantik dan juga tidak jelek tergantung dia berada dimana, saya tidak tidak tahu sejak kapan mulai sadar tentang beberapa percakapan yang kemudian menjadi cerita lain di waktu yang berbeda,

saya bukan orang yang ditail dan bukan tipikal orang yang suka bergabung dalam kelompok yang suka becerita tentang orang lain kecuali sesekali menghujat dalam versi humor (pembenaran ), hal yang membuat saya mulai mendengarkan kerna kami mulai berada di kantor yang sama dimana hanya ada saya dan dia, banyak cerita baru setiap hari saat istrahat berlangsung, dia orang yang tahu banya hal itu pemikiran di awal bulan pertama bersama yang kemudian berubah dengan banyaknya cerita yang selalu berubah  tanpa dia sadar

 saya tipikal pelupa akut, tapi kerna seringnya cerita itu berulang saya jadi tahu klo dia mulai sok tahu, terlalu banyak cerita fiksi yang diolah seakan itu nyata, entah saya yang jahat atau tidak, kerna saya membiarkan itu tetap berlangsung dan tetap memandangnya dengan senyuman saat dia mulai bercerita, saya hanya tidak ingin dia malu dengan kesadaran sendiri kalau  saya tahu tentang cerita-ceritanya yang salah,

saya hanya berharap, dia akan  tahu dengan sendirinya kalau saya tau tentang beberapa ceritanya yang tidak benar dengan adanya perubahan ekspresi pada wajah saya saat dia mulai bercerita,

dan entah knp tulisanan ini justru banyak bercerita tentang "saya" nya ..................
hihihihihihihihihihihihihihihihihiihihi( tulisan madat)

Minggu, 07 April 2013

BerHitung.....tung..itung itung

saya tidak tau dengan pasti sejak kapan saya tidak suka matematika, yang saya tau pada saat di sekolah dasar saya sempat ikut lomba dan menjadi kandidat yang membawahi matematika kerna saat itu saya betul-betul suka dan menganggap menyelesaikan soal cerita berbau matematika adalah suatu  tantangan dan menyelesaikannya memiliki kepuasaan tersendiri

masa smp saya lupa soal cerita tentang matematika jadi tidak ada yang dapat saya tulis, SMA mungkin merupakan cikal bakal di mana saya betul-betul tidak memiliki ketertatrikan di bidang ilmu ini, saya ingat tentang sosok guru killer yang akan mengurung kami di dalam kelas sampai kami tahu jawaban dari pertanyaannya  walaupun jam istirahat hampir selesai, dan salah satu kakak memberikan saya hadiah kalkulator seri terbaru merek casio yang saat itu jadi barang canggih pada masanya dan  membuat saya tidak harus berpikir lama untuk menyelesaikan tugas rumah, atau sekedar menjumlah barang dagangan saat dapat jatah jaga toko.

masa penjurusan dan semester awal kuliah buat saya makin jauh, krna saya justru memilih kelas bahasa pd saat kelas tiga dan mengambil  sastra yang tidak ada perhitungannya  sama sekali dalam daftar kurikulum, di salah satu kampus walau tidak berakhir mulus, kerna saya lebih memilih melakukan liburan panjang di saat kampus justru mengadakan ujian.

Dan sekarang saya terlambat untuk belajar, saat  di otak  saya  mulai kelebihan kapasitas dengan banyaknya memori yang kadang tidak penting tp justru tersimpan di dalam kepala, dan ternyata hampir semuanya soal hitung dan mengitung,  dari umur, masa produkitif  tabungan bahkan tidurpun pake hitungan.

jangan salahkan saya, ketika saya tidak dapat menyelesaikan rentetan tugas  yang disitu ada begitu banyak angka yang siap untuk di jumlahkan sedangkan saya tidak di berikan fasilitas kalkulator, bahkan kebingungan saya semakin besar saat tau klo penelitian akhir saya yg awalnya menggunakan metode kualitatif harus berubah menjadi kuantitaf yg mengunakan rumusan statistik untuk  hasil akhirnya sehingga menjadi akurat dan bahkan hasil wawancaranya pun harus berubah dan di bahasakan dengan bentuk hitungan

saya mungkin hanya satu dari beberapa orang yang juga salah hitung, soal bagaimana caranya menyelesaikan masalah dan pekerjaan tidak dalam hitungan( mulai di baca strategi), tapi lebih kepada berpikir diam dan menunngu sampai waktunya memang tiba,  dan selalu menganggap klo kegagalan atau kesalahan adalah sukses yang tertunda( mencari pembenaran) padahal itulah efek dari "kebodohan yang terpelihara" mengutip bahasa muh asaad dalam salah satu bukunya. #NFQ..........






















Rabu, 03 April 2013

untuk 'DIA' (UNna Baharuddin)

kamis dipagi hari ,dalam kurun waktu sepersekian detik beberapa pesan masuk dikontek HP, dan saya seperti biasa melakukan kegiatan yang baru-baru ini mulai di budayakan 'lari pagi' kubaca satu persatu pesan yang semuanya   bernada sama, kami kehilangan "dia"  saya terdiam kaku dan hilang untuk beberapa saat.

Dia salah satu teman kecil yang  masih terjaga hingga kami sama-sama tau rasanya bertahan dan membuat diri kami bahagia dengan pilihan yang mulai kami putuskan sendiri, pertemuan kami terakhir sudah tidak sama seperti trakhir kami menghabiskan hari bersilatuhrahim dengan teman yang lain pada saat lebaran tahun lalu, dia tersenyum tulus walau tidak seenak dulu saat di pandang mata, tubuhnya mengecil dengan rambut yang tidak lagi ada, bahkan rambut di sekitar matapun hilang entah kemana efek kemo yang di jalani membuat mereka angkat kaki dan menyerah(rambut), dia asing benar-benar asing salah satu hal yang tidak berubah darinya adalah  behel yang masih melakat erat di antara giginya, 

kabar yang membuat kami tersentak dua tahun lalu ketika kami tau kalau 'Dia' sakit, 'Dia' wanita cerdas dengan tingkat religius yang lumayan ketimbang kami,'Dia' juga pengembang pola hidup sehat dengan tidak makan di sembarang tempat, tidak merokok dan tidak suka makanan instant, dia mengajarkan kami cara memperlakukan tubuh dengan baik dari dalam maupun luar bukan dalam konteks menggurui, tapi berbagi ilmu sesuai dengan bidang pendidikan disaat kuliah( Kesehatan Gigi)

faktor kerja jauh dari rumah mungkin jadi salah satu penyebab pola hidup berubah, tak ada kontrol atas kerja ataukah kerna dengan bekerja justru membuat rasa rindu akan rumah sedikit terobati sehingga itu dilakukan hingga larut dan besoknya memulai hal yang sama, kemudian menjadi siklus rutin dan makanpun terabaikan , atau itu hanya salah satu penyebab atau ketentuan yang sudah ditetapkan OlehNYA  untuk keberangkan pertama di awal bulan April.

'Dia' si sakit yang selalu optimis,cancer sama sekali tidak membuat semangat hidupnya berkurang

jiwa besar dan semangat hidupnya membuat nada ataupun intonasi suaranya tidak berubah atau tampak lemah saat trakhir kami berhubungan via telpon, dengan antusias 'Dia' bercerita tentang pengajuan pindah yang telah di ACC oleh pihak kantor membuatnya tidak harus jauh dari rumah 

Air mata sama sekali tak bisa membuat 'Dia' kembali, walaupun sadar saya sama sekali tak bisa menghentikkannya jatuh di pagi ini, Doa kami mengiringimu" semoga allah SWT memberikan tempat indah di sisinya" dan menempatkanmu bersama orang-orang beriman lainnya. kami akan menginggatmu untuk setiap kesempatan di lain waktu bersama teman yang lainnya saat kami masih diberi kesempatan lebih OlehNYA.....
 





Selasa, 02 April 2013

LONG TRIP(yang mulai menjauh)

lihat hasil surpey dari salah satu lembaga  yang menyatakan bahwa masyarakat  indonesia adalah masyarakat yang suka jalan-jalan, dan boros dalam hal berwisata mungkin memang benar, di tambah dengan makin banyaknya penerbangan promo dan bertambahnya maskapai penerbangan yang ada, sayang wisata luar negri jauh lebih murah ketimbang wisata dalam negri sendiri.

bahkan beberapa teman dekat yang masa kuliah dulu pobia terhadap ketinggian kini mulai sering update status di tempat tujuan dan membuat sebagian teman yang lain  mengehala napas iri walau sebagiannya berstatus palsu(mungkin), setiap perjalanan memiliki banyak tujuan, refresh dari kegiatan rutin  atau niat tersembunyi dari perjalan single yang berharap pulangnya jadi double(jawaban salah satu teman pd pesan BBM) sehabis TRIP.

Dan sebagian lagi menganggap trip adalah proses perjalanan spritual walau bukan di tempatNYA, tempat melihat dan bertemu orang-orang yang baru dari berbagai latar belakang, atau sekedar meningkatkan empati terhadap sekitar yang mungkin jauh berada di bawah yang kemudian menjadi empati terhadap diri sendiri kerna tabungan terkuras dan tagihan kartu kredit over limit(hihihihihihi).

tanggal yang berwarna merah membuat saya bersemangat mengatur rencana  untuk pulang kerumah, jarak bermil-mil sama sekali bukan halangan dan belum baiknya prasaran penerbangan membuat jarak rumah harus di lewati berjam-jam untuk satu kali perjalanan, "RUMAH" hal yang betul membuat rindu ditambah dengan celoteh para bocah yang memanggilku "tante" beberapa konfilk kecil pasti ada menghiasi setiap kepulangan tapi itu sama sekali tidak membuat jera atau merasa lelah untuk kembali kesini untuk waktu jeda berikutnya......





backup plan (antisipasi gagal)

pagi rabu,  seperti hari rabu sebelummnya kelompok kecil kami melakukan rutinitas seperti biasa yang di awali doa pagi yang di pimpin oleh bapak pemimpin kantor dan di akhiri dengan teriakan yang sama di setiap pagi " let's do'it ( mari kumpulkan duit )  dan kembali ke tempat duduk masing2,

 di depan kantor terlihat beberapa bapak berseragam coklat pengayom masyarakat, yang biasa di jumpai di hampir sudut jalan di kota kecil ini, mereka banyak bahkan ratusan dan mungkin kota kecil ini memiliki tingkat keamanan paling tinggi  klo itu di pandang dari segi kuantitas,

hasil cek dan ricek dari security kantor, ternyata mereka membawa undangan dari pihak kepolisian setempat
untuk memberikan pelatihan kepada pihak keamaan kantor yang tidak mengenyam pendidikan di badang tersebut dan memberikan pelatihan pembelaan diri untuk hal-hal yang mungkin akan terjadi , kasus seminggu lalu di salah satu bank yang mengabarkan salah satu security meninggal  akibat perampokan  sementara sang istri sedang mengandung buah cinta.yang kemudian di ketehui pelaku adalah juga merupakan rekan  sejawat di kantor tersebut,

miris tapi itu realita yang sering terjadi, para pihak2 yang berwenang selalu melakukan revisi pada saat ada kejadian yang menurut mereka di luar kehendak dan setelah ada korban , bahkan pihak corporate terutama bagian SDM tidak bisa merinci secara ditail tentang latar belakang calon karyawan  yang kelak akan menjadi penghuni tetap dalam subuah perusahaan dan untuk sebuah integritas hanya akan di berikan penghargaan sebuah karangan bunga bertuliskan" kami segenap karyawan mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam_dalamnya"

salah satu pemimpin cabang kami terdahulu bapak RH pernah bercerita tentang suatu integritas tidak selalu harus memasang badan, dalam artian bertindak bodoh untuk suatu keadaan yang mugkin akan terjadi dan  di perusahaan besar selalu terikat dengan sistem asuransi dan suatu system, selama itu sesuai dengan ketantuan dan sisdur maka akan mendapat ganti sesuai dengan jumlah kehilangan , sayang banyak para pemimpin yang tidak mengedukasi para karyawannya untuk tetap bekerja aman dan cerdas,  mereka hanya manusia yang tersetting layaknya robot yang bisa berbicara bahkan untuk improvepun mereka harus memiliki aturan.............



Rabu, 13 Maret 2013

JEALOUSnya Mis Whatever

Bercanda dan makan bersama biasa kita  lakukan, bahkan beberapa cemooh dan tangisan juga kita lakukan bersama, harusnya semalam kau nikmati dengan dengan suka riang, kerna ini merupakan "harimu" dari dimana  28 tahun yang lalu kamu memulai napas pertama di tambah perhatian dari teman pria yang sangat mengisyaratkan suatu bahasa yang tak terdengar dan nampak jelas klo kalian sama-sama  memiliki rasa, awalnya saya sama sekali tidak ingin membahas ini disini, sampai saya mendengar cerita soal teman yang tanpa sengaja melihat pesan singkat di hpmu yang menuliskan namaku.

saya ingat dengan jelas tentang perilakuku semalam, bahkan intensitas percakapanpun hampir tidak ada, begitu irinya dirimu bahkan membuat statusmu berganti persekian menit, kupikir dirimu lah yang bodoh sama dengan lagu pengiring ala ada band"manusia bodoh" ada hal yang tidak kau ketahui soal dulu yang mungkin akan membuatmu shock atau mungkin kau sudah tahu, hal itulah yang menyebabkan kau selalu merasa di titik ketidak nyamanan, padahal yang dulupun sama sekali tidak seperti yang ada di kepalamu,  satu2nya hal yang mendekatkan kami dulu adalah kerna kami sama-sama baru di tempat yang baru dan dengan ruang lingkup yang sama dengn jumlah kepala yang terbatas, beda dengan saat ini.

saya hanya dapat mengehela napas panjang dengan senyum lebar penuh makna, dengan sedikit candaan ku sampaikan  kepada teman andai seya mengatauinya lebih awal akan kubuat kejadiannya betul2 terjadi,  saya tidak ingin membuatmu berada pada perasaan yang tidak jelas jadi biar ku buat rasa itu jelas (mulai iseng)  saya tau ini bukan yang pertama menghinggapimu, bahkan kerna marahnya dirimu dulu samapai kata "munafik" mengampiri wall Facebook ku dulu, dan tangisan malammu menghiasi malam kita sampai dini harinya,
   setelah kejadian beberapa tahun itu saya justru berharap   mungkin sang teman yang lain yang menyampaikan sesuatu yang tidak sebenarnya terjadi,  walaupun biasa bersama sayapun tau soal beberapa keberaniannya dalam berbicara hal yg tidak ia dengar dengan jelas.

for friends

setelah langkah terakhir, saya sisa menunggu hasilnya awalnya seperti sebelum2nya dimana saya tidak ingin berharap lebih atau tidak terlalu berpikir tentang ini, saya hanya selalu mencari solusi dalam pikiran saya tanpa di ketahui oleh siapapun, bagaimana kalau begini dan bagaimana pula kalau begitu, dan saat menjelang sore hari saat pekerjaan belum selesai untuk dikerjakan seorang teman menelpon dengan suara khas yang melengking tanpa nada, saya mengenal dengan jelas suara itu walau di hp tak terlihat nama si penelpon, saya terbiasa mendengarnya di waktu pagi dan sesekali menjadi bahan guyonan di malam hari.

dia ibu dari anak lelaki satu-satunya di lorong kami, sempat menjadi teman makan siang dan juga teman mencari makan di malam hari, sampai masa mutasi yang membuat saya tidak lagi melihatnya dalam kurun 24 jam sehari, dan tidak lagi melihatnya lalu lalang didepan meja kerja dengan teriakan khasnya alias cempreng di kantor dan waktu bertemu di lorongpun mulai berjeda, kerna dia harus membalas waktu yang tidak bisa digunakan pada siang hari terhadap bocah lelakinya, walau terkadang saya lebih sering melihat justru sang bocah yang menidurkannya saat malam hari..

seperti telpon pada hari biasanya yang di mulai dengan candaan dan sedikit lengkingan darinya, tiba2 kami sama-sama terdiam dan saling menjawab satu sama lain dengan suara bergetar dan hening, dia mulai mengimbangi candaan kami dengan berteriak ala  candaan khas yang biasa kami lakukan tapi itu justru membuat getarannya makin jelas, kututup telpon darinya, dan menahan sejuta rasa dan genangan air mata yang tumpah secara pasti.

Maaf bukannya jahat saya sedih untuk banyak hal, dan hasilnyapun belum jelas, tempat ini baik untuk saya, tapi bukan berarti disana juga tak baik, saya sangat sadar sekarang saya berada di usia dimana awal pertemanan dan jalinan saudara itu tidak semudah dulu saat kita memulainya bersama, dengan teman-teman yang lain yang berada dalam lingkaran ini,  harapan nya kita kan terus saling memberi kabar seperti dulu kita lakukan walau hanya sekedar  menyapa seandai waktu itu benar2 terjadi ...


Kamis, 07 Maret 2013

THE NEXT TEST

Tiba-tiba dapat telpon dari teman di kantor cabang membawa kabar yang entah itu baik atau tidak.  kemarin saat saya tau kalo saya tidak bisa lanjut untuk tes selanjutnya untuk JO saya sempat sedih tapi ada rasa puas yang tidak berani untuk saya bahasakan, saya mengeluh kemudian tersenyum dalam diam dimalam hari, perna terbersit doa dalam keadaan sadar untuk hal yang akan datang yang tentunya untuk semua hal yang terbaik,

test ini sama sekali bukan final, tp klopun iya saya sama sekali tidak bisa untuk mundur lagi, cita-cita masa kecil tibatiba menghilang dan peluang kita dipastikan juga hilang, saya juga tau tidak akan sesulit yang saya pikir sekarang, seperti dulu ketika awal saya memutuskan untuk disini, saya berharap di berikan keberanian untuk hal-hal yang akan saya jalani kelak, dan tentu itu membuat orang-orang saya sayangi juga menjadi bangga.

dan untuk besok apapun hasilnya, saya harap menjadi awal dari impian2, ataupun awal untuk segala kemudahan untuk yang lainnya,dan tentunya untuk kemudahan KITA....amin

Rabu, 06 Maret 2013

RESIGN ( whatever)

itu jadi topik hangat malam tadi di lorong kami yang bersahaja, entah kenapa seorang teman dengan wajah lusu  pulang dari rutinitas kantor seperti biasa, sejak mengemban jabatan baru dikantor dia mulai jarang terlihat di lorong kami walau hanya untuk menyapa, target kerja yang meningkat dan hubungan asmara sekantor yang pasang surut mungkin menjadi satu dari sekian alasan untuk berpikir tidak ingin melanjutkan perjalanan di jalan ini,

kami berada di corporate yang sama yang mendapat julukan sebagai the biggest payment bank,kamipun tinggal di tempat yang sama yang biasa kami sebut sebagai lorong BERSAHAJA, mutasi karyawan yang rutin dilakukan membuat kami tidak lagi berada di kantor yang sama, selain itu dia juga memiliki kesempatan lebih kerna status PT tak lama lagi ditangan, yang berarti IJP pun akan didapat  sebagai bentuk penghargaan coorporate atas para karyawan yang mendapat predikat BAIK.

kami biasa saling diam kerna menahan amarah dan kamipun pernah mengalami percakapakan dan teriakan gila alay ala ABG untuk saling menghibur namun tidak dalam konteks drama, banyak perjalan yang kami jalani di waktu libur bersama atau sekedar refresh  dari rutinitas kantor sehabis gajian,

memang semuanya pasti akan terjadi, keadaan tak sama dan perganitian orang2 di sekitar kita suka ataupun tidak suka, hal yang kadang membuat saya sedih, ternyata saya sama sekali tidak bisa memutuskan, bahkan  tinggal dan tak berubah saya anggap sebagai keputusan, sedangkan cita-cita dan keinginan  mulai mengecil yang di sebabkan  kemampuan dan usia yang tidak bisa menunggu

dan harapan saya justru keputusan nya ini menjadi awal baik untuk suatu hubungan lebih jelas atas cinta yang kadang "whatever"


Senin, 04 Maret 2013

about parents

Gaptek dan Pikun adalah perpaduan yang sempurna untuk Citacita setinggi langit, mungkin benar kita butuh sosok yang menjadi insipirasi ataukah itu hanya menjadi satu dari alasan dari suatu kemalasan................

semua orang punya citacita mulia sayangnya itu hadir saat usia tak lagi muda, orang yang menjadi panutan adalah orang tua sekaligus sosok yang memberikan sejuta inspirasi walau sudut pandangnya menjadi berubah dan ilmu terapannya salah, Ayah lelaki tangguh dan penyayang keluarga dan pekerja keras, tidak mengecap pendidikan tinggi tapi mampu menafkahi keluarga dengan matang, bahkan saat ia tutup usia, ibu wanita tangguh nan saleha yang memiliki talenta dalam segala hal, yang bisa bertahan dengan warisan tiga anak yang untuk bicarapun masih sulit,...

tanpa pendidikan dan menjadi ibu yang tidak memiliki gaji bulanan merupakan terapan yang salah untuk sudut pandangku beberapa saat, saat melihat kemapanannya tapi kemudian tidak belajar dari cucuran keringat dan semangat masa mudanya membuat pencapaian kamipun beda, mereka membekali kami pendidikan yang  seharusnya membuat kami berpikir jauh lebih matang dan lebih terdidik, fasilitas yang tersdia justru membuat kesadaran kami melambat,  mungkin ini yang di maksud oleh para pembuat pameo"bukan salah ibu mengandung"

sudah terlalu banyak doa usaha dan kerja keras yang sudah mereka lakukan, yang harusnya menuai hasil dimasa senja, yang sayangnya terlambat untuk disadari, walaupun demikian dalam setiap doa saya harap waktu memberikan kesempatan untuk memberikan sedikit rasa bahagia walaupun itu tidak akan perna terbalas.....



MitKun (New mother )

Ceritanya, hari ini selasa hari santai tapi tetap terhitung buat absen di EDC buat gajian taggal 25, kegiatan pagi  masih sama dengan kemarin dengan teman tidur yang belum berganti kelamin dan dengan masalah ALIS di pagi hari yang tak kunjung menemukan titik temu, hari ini selain secangkir kopi ada kebiasaan baru  liat foto terbaru dari ponakan yang baru brojol di senin pagi,  wajah munggilnya menghapuskan lelah sembilan bulan bunda mengandung, sayang saya lagi-lagi melewatkan moment itu dan belum bisa menyentuhnya langsung but I love U nak, doa tante bersamamu..........

Dia anak pertama dari sepupu terdekat, sekaligus sahabat yang selalu ada di setiap moment  kesedihan maupun kegembiraan yang hadir, dari masa di bawah belia kami bersama, bahkan status istri tidak menjadikan kami jauh atau membuatnya terbatas, pertemuan yang tidak lagi seintens dulu, bukan kerna faktor menikah yang membuat semingguan kami tak bisa bersama, tapi pekerjaan di kota lain membuatnya demikian, sabtu dan minggu merupakan hari wajib yang dilalui bersama, kelelahan kerja dan kesibukan lain sama sekali bukan halangan untuk sekedar sapa,

Masa labil, menikah dan sekarang menjadi ibu, itu hal yang dulu menjadi cita-cita kita bersama, walaupun mungkin tak seiring, tapi saya harap akan datang masa dimana sayapun merasakan apa yang kini menjadi rutinitasmu di pagi hari  dan tentunya dengan wanita satunya.....AMIN


Rabu, 27 Februari 2013

lanjutan For A

Ada penduduk baru di kantor lama, wajah yang kemarin hanya lalu-lalang itu kini memiliki tempat paten di sudut kantor, wajah sayu dengan mata yang selalu berkaca-kaca mencerminkan rasa sedih yang begitu jelas impian hari tua dan nama baik dan prestasi di masa muda tidak dapat mengapus suatu kesalahan yang terjadi yang mengatas namakan cinta dan sayang untuk beberapa waktu yang lalu, perusahaan tempat kami bekerja memang mengharamkan suatu hubungan special antara pekerja atas dalih kami saudara dan menghindari konflik intern seperti beberapa kasus yang terjadi sebelum hukum ini di legalkan.

menjadi kepala di salah satu unit kerja membuat beliau memiliki tingkatan sosial jauh diatas kami, dia memiliki wewenag dan memiliki hak mengunakan tinta merah dalam paraf ataupun tanda tangannya, masa pensiun yang tidak lama lagi dengan tunjangan  yang jauh di atas cukup mulai menghilang di peluput mata berubah menjadi kristal-kristal air, pengakuan bersalah di kedua belah pihak tidak cukup menjadi alasan suatu proses di hentikan. bukan kerna salah satu dari mereka tak iklas untuk melepaskan bagian dari rutinitas harian atau dengan ridho mengganti status karyawan menjadi IWABRI

kami yang belum menikah saja haram, bagaimana dengan mereka yang telah memiliki pasangan,  tentunya itu akan jauh diatas haram, intensitas bersama dan adanya cerita berbagi pengalam di rumah mungkin menjadi awal dari suatu hubungan itu menjadi awal dari cerita indah bersama, janji-janji  yang entah siapa yang memulainya itu terkuat setelah pengabaian salah satu pihak yang cukup mereka yang tau, konsekwensi dari rasa sayang itu harus mereka tanggung dan harus mereka jalani sebagai hasil dari ingkar mereka terhadap pasangan mereka masing-masing, perusahaan memberikan hukuman yang untuk kami yang mendengarnya saja harus menghela nafas panjang,

semoga ini menjadi pelajaran untuk kami yang mengetahui dan mendengarkan untuk tidak mudah membuat janji dengan pasangan hidup orang lain dengan dalih kami saudara....

Selasa, 26 Februari 2013

my self

Penolakan tak berjedah, itu kata yang cukup pantas untuk kejadian kemarin kini mulai mendapatkan titik terang, walaupun bukan hasil seperti awal suatu proses perencanaan, masih dengan kursi dan kegiatan rutin yang tidak berubah sepeti hari sebelumnya dan sedikit potongan gaji akibat keterlambatan kehadiran di kantor,  tidak mengurangi perasaan akan nikmatnya semangat pagi,
        kecintaan akan diri sendiri  dan rasa syukur atas kehadiran dan nikmatnya  nafas membuatnya tidak lagi serumit kemarin, mungkin benar luka yang terus berulang akan membuat kekebalan tubuh makin meningkat dan mengajarkan arti rasa sabar yang tersurat, yah saya masih disini dan masih mendengar saat sebagian orang bercerita akan ketidak mampuan dan kegagalan yang lalu. yang akan hilang diguras oleh kerja-dan kerjaan lain yang mungkin lebih menarik, ataukah hilang dengan adanya cerita cerita baru dan kegagalan baru di lain pihak yang mungkin sebagian penggunjingnya adalah saya.........

Mantan

Dia bagian dari waktu
waktu yang berlangsung dan juga bagian dari masa lalu
Dia mantan teman dekat dan juga mantan calon pendamping yang tak jodoh
Dia  mungkin pasangan yang baik
Dia kekasih tangguh dan pencinta yang ulet yang  siap berkomitmen

Dia mantan kekasih yang dulu ada disini bersamaku
Dia akan selalu ada untuk ku dan untuk janji yang terabaikan
Dia pengagum keindahaan ciptaan sang Khalik yang mungkin tidak kumiliki
yang awalnya ku abaikan dan kusebut kewajaran

Dia bertahan disini cukup lama tanpa raga
bahkan ketika ia pergi tanpa pamit, Itu kerna peranku
yang kemudian kusadari, walau disaat mereka-mereka mulai ikut menyalahkan.
peranku ternyata bukan membuatnya pergi, tp kerna memang dia tak pantas
berada disini, dia tak cukup kuat untuk melewati jalan yang akan sangat panjang
dan hal yang luar biasa yang akan kami peroleh........................

Minggu, 10 Februari 2013

tak "JODOH"

kembali bercerita soal hati, bagian dari organ tubuh yang memiliki multi fungsi, maha besar sang pencipta, yang menciptakannya dari segumpal daging, yang memiliki peran dan efek yang beraneka untuk semua hal dan menjadikannya berdetak yang menandakan bahwa kami masih ada, masih benapas, hidup dan menjalani takdir kami sesuai dengan kemampuan kami,

    melihatnya lagi dengan senyum bahagia dengan pasangan di sampingnya yang  tersenyum bahagia dan saya yang melihatnya juga tersenyum, walau dalam makna yang beda, baru sebulan tak berjumpa setelah BBM'an terakhir menutup obrolan via maya, janji bertemu yang tak kunjung terealisasi, waktu yang tak tepat atau memang kita yang tidak ingin menyisahkan waktu untuk sekedar bertemu, dan melanjutkan cerita yang belum sempat di mulai, dan ceritanyapun di mulai dengan orang yang berbeda.

  tak ada air mata seperti cerita yang lalu saat tak bisa bersama, dengan teman cerita di kala senggang, dan teman pembuat rencana utuk masa yang akan datang, waktu dan kejadian berulang benar membuat kita jauh lebih tenang dan jauh lebih dewasa, tak ada makan yang berlebih, dan tak ada malam yang terasa panjang karena efek patah hati, kerna waktu membuat segalanya berubah dan membuat sudut pandang yang lebih luas, yang ada hanya senyum yang tak simetris alias nyengir dan wajah  yang tak bisa di artikan, antara rasa kehilangan sebagian atau kah bahagia karena daftar calon teman hidup makin berkurang. kerna tak harus lagi berpikir tentang besok yang tak pasti dengan orang lain yang juga tak pasti, kerna diapun melangkah pergi dengan pasti tak akan kembali ( tersenyum nyengir)

IVANKA ( PART 2)

NPL,  dibitur nya merupakan penyumbang terbesar untuk kerugian pada kantor kami dan menduduki peringkat kedua terburuk untuk performe seluruh kanca wilayah makassar, kejadian ini membuat pihak manajemen memutuskan untuk mutasi karyawan kedaerah lain, dan mengantinya dengan karyawan dengan performe baik,
      shock teraphy itu bahasa yang yang di gunakan para pemikir di bagian manajemen kantor, dan shock sekali adalah bahasa yang digunakan oleh kami di kalangan bawah saat mengapresiasikan hasil keputusan yang telah di buat,  setelah tiga tahun perpisahan pun terjadi, tak ada ceremony apalagi cincin cendramata, beliau pun di antar oleh seorang teman yang juga se profesi, maaf bukannya tak solid atau tidak bersedih kerna tidak turut andil dalam mengantarmu di tempat baru, tapi waktunya tidak tepat, kami pun punya kewajiban yang membuat kami tidak bisa menemani, bukan berarti kami tak bersedih atas kaputusan yang telah di buat, tapi kami tau di sana mungkin tempat yang paling baik untuk akan datang, kerna bukankah tak ada yang kebetulan untuk semua hal, bahkan untuk hal terkecilpun semuanya akan ada alasan dan akibat,  kami mendoakan mu untuk semuanya mudah walaupun kadang tak seditail doa para penerus dan istrimu tercinta,

  semoga berhasil dan makin sukses di tempat baru.... AMIN

Kamis, 07 Februari 2013

IVANKA....

lelaki dengan perawakan yang unik, berbicara lantang dengan bahasa yang karas, tak berhenti mengumpat untuk semua hal yang tidak berkesan dihati,  teman sekaligus kakak,  yang selalu ada saat dibutuhkan, ayah dari sepasang anak, bilal dan alea,

    ini kegiatan terakhir kami bersama kebiasaan nyalon tanpa di ketahui oleh yang lainnya, dulu dia orang pertama yang kuhampiri, dikantin kumuh milik pak padang yang merupakan satu-satunya alternatif pengganjal perut di kantor, kantor baru, area baru, dan tentunya tak ada teman, membuat saya tanpa malu mulai bertanya kasak-kusuk tentang keberadaannya yang ternyata juga baru, itu membuat kami dekat, dan membuat kami berinisiatif untuk tinggal di kost'an yang sama dengan beberapa teman lainnya yang juga baru, waktu berjalan, statuspun berubah, dia tak lagi sama denganku yang berstatus kontrak, target yang di tetapkan oleh kantor terlampaui dengan sempurna membuatnya mendapat gelar karyawan PT, dan dan rezekypun mengalir dengan kehadiran dua orang bocah yang sangat mirip dengannya.

  rumah baru dan keluarga yang mendampingi tidak membuat kami berjarak, sang istri wanita bersahaja yang rela meninggalkan pekerjaan demi keluarga, menganggap kami sama, yaitu teman dan saudara, waktu wiken terkadang kami isi dengan pesta kecil dengan makanan luar biasa atau sekedar rekreasi di daerah sekitar hanya untuk mengisi liburan bersama,

  target yang membuatnya berhasil keposisi PT, ternyata juga yang membuatnya menjadi karyawan dengan prestasi buruk, sang debitur mengalami hambatan produksi yang membuat kredit macet( NPL)...

Selasa, 05 Februari 2013

curhat galau

''My work is not My jobb", mungkin itu bahasa yang sekarang mengelayut dalam kepalaku, faktor kegagalan yang beruntun meyakinkan sebagian akalku, bahwa ini bukan tempatku, namun sekian banyak lamaran yang tidak mendapat respon untuk bidang yang ku tekuni di saat sekolah, membuat saya tak ingin mengambil resiko terlalu besar, disini menyenangkan aman terkendali, kehabisan uang di akhir bulan sama sekali tidak membuat prustasi kerna setelahnya akan ada tanggal dimana saya kembali mendapati tabungan saya terisi di tanggal yang sama di bulan yang lalu yang di sebut gaji. terlalu banyak hal yang terbentuk di kelpala, soal karir yang mapan dan kebebasan finansial di usia dini, membuat saya kembali harus mengelus dada saat tau tempat ini belum menerima saya secara terbuka, bukan kerna pilih kasih tapi memang kemampuan saya memang tak sepadan dan itu yang membuat saya makin lemah, karena selain takdir, saya harusnya lebih bisa berusa dengan meningkatkan ilmu dan kesabaran. saya terlalu ingin semua berjalan sesuai apa yang saya mau, dan saya tidak bertindak yang seharusnya yang membuat mau saya menjadi RILL,

Sabtu, 02 Februari 2013

"penguntit"

saya tidak tahu sejak kapan kebiasaan itu muncul, yang saya tahu saya mulai peduli dan selalu ingin tau apa yang terjadi dengannya dan apa yang ada di sekitarnya dengan cara "diam-diam"  mungkin diam kali ini beda dengan "diam" pada bahasan sebelumnya, dan yang anehnya ini tidak berlaku untuk satu orang, (hehehehehehehe), dan saya salalu menyenangkan hati saya sendiri klo itu WAJAR, mengagumi beberapa orang dalam waktu bersamaan saya rasa masih dapat di tolerir selama saya tidak terikat dengan salah satu pihak, ini mengelikkan sekaligus memalukan untuk orang lain yang mungkin melakukan hal ini, tapi berhubung ini saya, maka itu dianggap wajar( sekali lagi hehehehehehehe), dan saya akan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua social media dan smart phone, yang telah memberikan media dan sarana sehingga saya dapat melihat walaupun itu bukan jaminan, kerna tulisan kadang menipu, tapi tak apalah ini hanya bagian kecil dari kisahku yang belum berujung, dan saat ini saya menikmatinya selagi itu tak menggagu waktu tidur dan proses lainnya........, dan saya harap setelah ini akan muncul recent update dan itu keberadaan dan juga wajah terbaru  kalian....huahahahahahaa

ceritanya, cerita mereka

saya kembali bertemu dengannya teman dekat di waktu kuliah, saya yang mencarinya dan menanyakan kabarnya kerna saya berkepentingan, maaf klo bahasa ini membuatnya kedengaran kasar,  tapi memang justru itu yang membuat kita  terhubung, terima kasih ( kepentingan red) mungkin tanpa itu saya akan betuL2 kehilangannya, badan imutnya muncul didepanku, dengan pria manis disampingnya, yang ku kenal sebagai kenalan barunya waktu itu, tiga tahun yang lalu, kamipun jalan dan mencari tempat berbincang yang lebih nyaman, segelas ice copi dan roti triple coklat menjadi pembuka cerita kami, ternyata ini tahun kedua mereka bersama. cerita kamipun berlanjut dari pendidikanku yang tak kunjung selesai, padahal kami mulainya bersama, dan dia sudah memegang ijazah dan tak lama lagi naik golongan. waktu terus berjalan, dan diskusipun menjauh dari topik kuliah,  berlanjut ke topik relationship, memang  tidak akan ada habisnya cerita soal  ini, baik itu dulu saat umur belasan ataupun kini saat dewasa, saya menyimak cerita mereka, tentang pengalaman jarak jauh saat berhubungan ataupun saat sekarang mereka dekat,  tapi tak satu katapun yang terlontar akan mengakhiri hubungan itu kejalannya, mungkin itu cuman topik untuk mereka, dan saya saat ini bukanlah pihak yang harus ikut dalam topik itu, saya ingat cerita seorang teman kantor di waktu istrahat, katanya hubungan dua orang  dewasa saat memasuki hitungan tahun  adalah saat dimana salah satu pihak belum yakin dengan pihak yang lainnya, tapi setelah pertemuan ini, opini itupun berubah karena saat suatu hubungan berlanjut, itu bukan lagi berbicara soal dua orang, tapi ada begitu banyak orang yang akan menjadi perhitungan dan mereka disebut  orang tua, saudara atau apapun yang masuk dalam lingkungan keluarga. ragu untuk salah satu pihak mungkin,  banyak hal yang bisa membuat ragu, yang pasti itu bentuk sayang dalam artian lain,  walaupun kadang salah satu pihak mungkin tak akan peduli dan menganggap itu bentuk lain dari suatu penolakan, tapi apapun itu, too akhirnya kitapun akan menuju kearah sana saat tuhan berkehendak, karena apapun usahanya, lama atau tidaknya suatu hubungan akan selalu ada turut campur yang kasat mata yang tidak akan perna bisa untuk kita pahami,, dan semoga saat nanti saya memutuskan untuk bersama, Sang Maha cintapun menuliskan hal yang sama, sehingga saya tak harus melewatkan waktu bertahun untuk bertanya di dalam hati, "apa ini yang saya mau" AMIN

Rabu, 30 Januari 2013

DIAM...diam...diam

Cerita di malam hari kadang jadi hal yang menyenangkan, dengan tetangga  ataupun teman tidur yang selalu menjambak rambutku saat terlelap, kerna kebiasaan buruk memegang rambut di waktu tidur,  kadang cerita menjadi pengobat lelah setelah berkerja seharian apa lagi di bumbui dengan berbagai macam penyedap rasa yang beraneka rasa,  tapi tak jarang kamipun "diam " kerna cerita tak lagi menjadi obat untuk lelah yang memuncak, malam ini, kami bercerita, tentang inginya kami  mengakhiri masa bersama dan memulainya dengan yang lain dalam artian berbeda,  seperti sebagian dari kami yang telah berhasil, dan melangkah jauh lebih dari kami,
yah........, kami berada di tempat dimana  kami tak menemukan yang kami cari, di antara sosok2 yang ada, kami menunggu tapi "diam" tak bergerak, dan sesekali menjadi "diam"  saat yang kami cari menjadi sosok yang hadir untuk yang lainnya, rumit, secara bahasa iya, tapi kenyataannya, kami melewati hari tanpa sadar sekarang hari kamis lagi, yang berarti tak lama lagi wiken dan begitupun seterusnya, .., mungkin sekarang waktunya untuk menikmati, hari dimana cuman ada kami dan diri kami yang lain, kerja, tidur. makan dan apapun itu, yang membuat kami merasa senang untuk  di jalani, kerna tak harus ada toleransi, tak ada yang  harus  saling mengerti dan tak ada lagi "diam" yang tak berarti. kerna sekarang  adalah   waktu  untuk menunggu dan belajar dari mereka yang sudah memulai, belajar dari mereka yang berhasil dan belajar dari mereka yang mungkin  tak dapat menyelesaikan cerita sesuai dengan skrip dan janji unuk saling menerima, baik itu dalam keadaan susah maupun senang................................

AFAIR.........

"sayangkuuuuu", biasa dia ucapkan untuk semua wanita penghuni gedung dan mungkin semua mahluk yang memiliki payudara, dia lelaki hyperactiv  dan tingkat percaya diri yang melebihi batas, maaf  klo saya menulisnya juga melebihi batas, dia teman baik namun belakangan mulai tak keliatan, kerna saya mulai bekerja di gedung yang berbeda, sampai saya mendengar kabar tentang kedekatannya dengan wanita yang juga biasa di panggil dengan " sayangkuuuuu"  mereka memiliki pasangan, sama2 merupakan keluarga yang patut menjadi contoh sebelum kabar ini muncul, lelaki dengan dengan integritas dan penyayang anak,  punya nilai ibadah yang kuat dan banyak hal yang baik yang kemudian hilang dengan tindakan nekat yang entah siapa yang memulai. konon katanya mereka berjanji saling menyangi sampai waktu yang tidak terbatas, akan saling menjaga layak pasangan muda yang belum pernah berjanji di depan "wali"  saling menunggu di waktu kerja telah usai, dan banyak hal yang " indah"  yang kemudian tidak jadi "indah" saat masing2 pasangan mulai menyadari, tentang rasa bahagia yang bukan lagi miliknya,  to "bau" tidak akan mungkin bisa di tutupi,  awalnya satu, kemudian sepuluh dan akhirnya semua orang tau perselisihan itu, dan bukan lagi menjadi suatu rahasia, tentang waktu yang terjadi dahulu, mungkin ada banyak pertimbangan di salah satu pihak , yang membuat janji mereka dilupakan. janji  yang akan bersama untuk waktu yang akan datang, dan pergi meninggalkan pasangan masing2, membuat  salah satu pihak meras di hianati dan cerita itupun berakhir, meninggalkan luka untuk semua yang tersakiti, dan hati yang besar bagi yang memaafkan, semoga ini jadi pelajaran untuk mereka yang menjadi saksi atau bagi kami yang mendengarkan. amin

Senin, 14 Januari 2013

MY TEARS

lagi musim  galau, sampai2 saya pun mulai ikut2an, tiga tahun sudah saya di sini ditempat ini, dan berkali pula saya harus menelan kekecewaan, klo ternyata kemarin saya benar2 sombong, dan menganggap semuanya mudah, saya gagal untuk semua tes yg di berikan my corporate buat bisa bergabung secara resmi alias PT, ini yang kesekian kalinya buat saya, sedih sudah pasti, apalagi sebagian orang mungkin mulai berpikir betapa bodohnya saya. dan sebagian lagi berkata'saya kurang beruntung'... saya binggung, dibalik kesedihan saya selalu ada perasaan plong dalam artian' lega' yg saya binggung untuk mengartikan itu apa, yg saya tau, saya tidak harus kekantor sampai umur 55 thn untuk tenggang watu pensiunan normal.dan harus membagi cuti 12 hari kerja untuk urusan yg sangat urgent, ...saya mulai bertanya arti dari air mata saya, mungkin sebagiannya ego atau sebagiannya lagi gangsi, entahlah yang saya tau terlalu banya isi di kepala yg satupun tak terealisasi hanya kerna kemalasan dan ketidak beranian saya dalam memutuskan yang oneday mungkin akan terealisasi, mungkin........
   

Rabu, 09 Januari 2013

luang

 pagi...
 baru sadar ternyata belakangan ini, saya rajin banget update status di sosial media baik itu twit, BB, facebook atau sekedar numpang lewat di blognya orang2, sejak dipindahkan di kantor baru yang kebetulan nasabahnya juga baru satu sampai sepuluh oang perhari bikin saya lebih santai dan kebanyakan ngantuk dari pada mikirnya,dan dari kantor ini juga saya mulai mikir buat kembali menulis di blog yg lama tak berpenghuni ini, yang untungnya belum berhantu......hihihihihihihi
    ternyata status sebagai karyawan tapi tidak punya kerjaan itu jauh lebih buruk dari pada karyawan dengan kerjaan segudang, ( bukannya mengeluh ) tapi jadi ingat beberapa bulan yang lalu,  saat kerjaan ndak habis-habis dan dikit-dikit  di suruh kerjain  hal yang berbeda dalam satu waktu dan dengan bos yang beda pula, hasilnya setiap pulang cuman bisa teriak dan cerita tentang para boss sama teman sekamar dan sekali2 di bumbui dengan aroma dendam,  bagaimana di sana ya ( kantor lama red ) ............
 

Selasa, 01 Januari 2013

new hope

bismillah........., akan selalu menjadi awal yang baik disetiap langka ataupun awal dari setiap sapaan, tahun baru identik dengan harapan-harapan, seperti sebagian nya lagi sayapun demikian, berharap akan jauh lebih baik dalam tindakan ataupun harapan yang segera terpenuhi, dan semoga tuhanpun merestui segala tindakan dan upaya  amin