Jumat, 12 Agustus 2011
kebetulan
ada satu kejahatan yang ingin ku akui disini, kerja di instansi keuangan di bagian pelayananan, mebuatku banyak bertemu dengan orang-orang baru, dari yang berpendidikan tinggi, sampai non pendikan lalu lalang di depan ku sekedar mencari informasi, ada yang menarik dan sebagian lainnya biasa, status single kadang-kadang membuatku melebarkan pandangan dan melebarkan senyuman kepada siapa saja yang lewat,pernah dapat target menarik, sama denganku 'dia ' juga bekerja di bidang keuangan tapi status pns, punya nama yang sama denganku dengan kelamin berbeda membuatku berpikir ini tanda alam, yang datang padaku, dan mungkin jawaban dari doaku' katanya, jodoh itu butuh usaha, dan dengan kapasitasku,maka pemblokiran pun kulakukan, berharap dia kembali datang ,dan dia pun datang saat saya baru saja meninggalkan tempat, hahahahahaha, selain jodoh butuh usaha, ternyata jodohpun bertidak sesuai takdir, kerna tak ada yang kebetulan, maka biarkan sang penulis yang menuntun kita
Jumat, 05 Agustus 2011
neraca tak harus sama
kembali ku hampiri dia, walau dalam maya, masih sama, penuh dengan keluhan,
sementara senja tadi seorang teman dengan terisak menahan pedih kerna rasa yang tak berbalas, dan dengan rela memberikan pundak bahkan tubuhnya, hanya untuk menghapus keluhannya,
apakah memang sudah hukum alam bahwa rasa tidak akan perna seimbang, atau kah SANG PENCIPTA, masih ingin kita belajar, tentang rasa sabar dan selalu bersyukur dengan apa yang kita punya, disisi lain kita terabaikan sementara tanpa sadar kita juga telah mengabaikan..........
sementara senja tadi seorang teman dengan terisak menahan pedih kerna rasa yang tak berbalas, dan dengan rela memberikan pundak bahkan tubuhnya, hanya untuk menghapus keluhannya,
apakah memang sudah hukum alam bahwa rasa tidak akan perna seimbang, atau kah SANG PENCIPTA, masih ingin kita belajar, tentang rasa sabar dan selalu bersyukur dengan apa yang kita punya, disisi lain kita terabaikan sementara tanpa sadar kita juga telah mengabaikan..........
ramadhanku....
sebulan yang lalu jauh sebelum kehadiranMU, harapku bukan hanya sekedar menahan lapar,atau tak bergunjing di waktu istirahat, pada malam-malamku akan ku isi dengan sujudku, dan kusenandungkan ayat-ayatmu,
lima hari sudah, tapi kulihat tak ada beda, janjiku tinggal kata, yang sekedar terucap dan kemudian dilupakan, tak ada gunaku mengeluh tentang doa-doa yang menurutku tak terkabul, kerna aku sama sekali tak bisa berusaha untuk menjadi apa yang ku inginkan kemarin,
kuharap dua puluh lima hari kedepan aku bisa berkata bisa dan betul-betul bisa, mewujudkan niatku dan bisa lebih dekat denganMU..........
AMIN....
lima hari sudah, tapi kulihat tak ada beda, janjiku tinggal kata, yang sekedar terucap dan kemudian dilupakan, tak ada gunaku mengeluh tentang doa-doa yang menurutku tak terkabul, kerna aku sama sekali tak bisa berusaha untuk menjadi apa yang ku inginkan kemarin,
kuharap dua puluh lima hari kedepan aku bisa berkata bisa dan betul-betul bisa, mewujudkan niatku dan bisa lebih dekat denganMU..........
AMIN....
Langganan:
Postingan (Atom)