Rabu, 13 Maret 2013

for friends

setelah langkah terakhir, saya sisa menunggu hasilnya awalnya seperti sebelum2nya dimana saya tidak ingin berharap lebih atau tidak terlalu berpikir tentang ini, saya hanya selalu mencari solusi dalam pikiran saya tanpa di ketahui oleh siapapun, bagaimana kalau begini dan bagaimana pula kalau begitu, dan saat menjelang sore hari saat pekerjaan belum selesai untuk dikerjakan seorang teman menelpon dengan suara khas yang melengking tanpa nada, saya mengenal dengan jelas suara itu walau di hp tak terlihat nama si penelpon, saya terbiasa mendengarnya di waktu pagi dan sesekali menjadi bahan guyonan di malam hari.

dia ibu dari anak lelaki satu-satunya di lorong kami, sempat menjadi teman makan siang dan juga teman mencari makan di malam hari, sampai masa mutasi yang membuat saya tidak lagi melihatnya dalam kurun 24 jam sehari, dan tidak lagi melihatnya lalu lalang didepan meja kerja dengan teriakan khasnya alias cempreng di kantor dan waktu bertemu di lorongpun mulai berjeda, kerna dia harus membalas waktu yang tidak bisa digunakan pada siang hari terhadap bocah lelakinya, walau terkadang saya lebih sering melihat justru sang bocah yang menidurkannya saat malam hari..

seperti telpon pada hari biasanya yang di mulai dengan candaan dan sedikit lengkingan darinya, tiba2 kami sama-sama terdiam dan saling menjawab satu sama lain dengan suara bergetar dan hening, dia mulai mengimbangi candaan kami dengan berteriak ala  candaan khas yang biasa kami lakukan tapi itu justru membuat getarannya makin jelas, kututup telpon darinya, dan menahan sejuta rasa dan genangan air mata yang tumpah secara pasti.

Maaf bukannya jahat saya sedih untuk banyak hal, dan hasilnyapun belum jelas, tempat ini baik untuk saya, tapi bukan berarti disana juga tak baik, saya sangat sadar sekarang saya berada di usia dimana awal pertemanan dan jalinan saudara itu tidak semudah dulu saat kita memulainya bersama, dengan teman-teman yang lain yang berada dalam lingkaran ini,  harapan nya kita kan terus saling memberi kabar seperti dulu kita lakukan walau hanya sekedar  menyapa seandai waktu itu benar2 terjadi ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar