itu jadi topik hangat malam tadi di lorong kami yang bersahaja, entah kenapa seorang teman dengan wajah lusu pulang dari rutinitas kantor seperti biasa, sejak mengemban jabatan baru dikantor dia mulai jarang terlihat di lorong kami walau hanya untuk menyapa, target kerja yang meningkat dan hubungan asmara sekantor yang pasang surut mungkin menjadi satu dari sekian alasan untuk berpikir tidak ingin melanjutkan perjalanan di jalan ini,
kami berada di corporate yang sama yang mendapat julukan sebagai the biggest payment bank,kamipun tinggal di tempat yang sama yang biasa kami sebut sebagai lorong BERSAHAJA, mutasi karyawan yang rutin dilakukan membuat kami tidak lagi berada di kantor yang sama, selain itu dia juga memiliki kesempatan lebih kerna status PT tak lama lagi ditangan, yang berarti IJP pun akan didapat sebagai bentuk penghargaan coorporate atas para karyawan yang mendapat predikat BAIK.
kami biasa saling diam kerna menahan amarah dan kamipun pernah mengalami percakapakan dan teriakan gila alay ala ABG untuk saling menghibur namun tidak dalam konteks drama, banyak perjalan yang kami jalani di waktu libur bersama atau sekedar refresh dari rutinitas kantor sehabis gajian,
memang semuanya pasti akan terjadi, keadaan tak sama dan perganitian orang2 di sekitar kita suka ataupun tidak suka, hal yang kadang membuat saya sedih, ternyata saya sama sekali tidak bisa memutuskan, bahkan tinggal dan tak berubah saya anggap sebagai keputusan, sedangkan cita-cita dan keinginan mulai mengecil yang di sebabkan kemampuan dan usia yang tidak bisa menunggu
dan harapan saya justru keputusan nya ini menjadi awal baik untuk suatu hubungan lebih jelas atas cinta yang kadang "whatever"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar