Selasa, 28 Mei 2013

PisaRanjang

setelah tiga tahun bersama, kami akhirnya memutuskan untuk tidak lagi memandang satu sama lain dan saling menghempaskan tangan masing-masing saat salah satu dari kami secara tak sadar mulai menyentuh atau merasa kedinginan, bukan kerna kami rusuh atau kerna adanya teriakan satu sama lain yang membuat kami merasa sakit, tapi lebih disebabkan kerna salah satu teman yang juga dari awal bersama kami disini telah memutuskan untuk memiliki rumah, walau setelah menikah kami berada di tempat yang sama tapi beliau lebih dulu di karunia seorang tangga dan seorang anak tangga yang membuat rumahnya menjadi lengkap dan membuatnya memiliki 'rumah tangga'

tempat ini baik untuk lajang setidaknya kami tak harus menjadi parasit dengan numpang disalah satu keluarga dengan dalih penghematan, walau setiap jatuh tempo kami kehilangan pundi2 harta yang harus di kumpul dalam setahun hanya untuk sebuah naungan, dan membuat kami kehilangan suatu liburan untuk menambah koleksi poto di akun sosial milik  kami,

kemarin, kami memang sempat pisah untuk beberapa saat atas dalih kami lelah dan mulai merasa tidak cocok satu sama lain, mungkin kerna faktor kami sekantor duduk berdampingan dengan pekerjaan yang kami bagi satu sama lain dan banyaknya perintah dari orang yang berbeda setiap saat dan kembali kerumah lagi-lagi kami harus melihat dan duduk berdampingan dengan  versi lelah membuat sentuhanan bahkan pandangan mata saja membuat ketersinggungan dan membuat kami marah satu sama lain dan kami berteriak untuk suatu privasi.

pisah kantor membuat kami mulai lagi bercerita satu sama lain seperti dulu, walau kadang kami masih melakukan hal yang sama, berteriak satu sama lain atau diam dengan helaan napas panjang yang sangat jelas ditelingah,

dan kini kami betul2 akan memiliki ruang pribadi dengan konsep masing2 tentang kamar yang kami inginkan, dari warna dinding, tumpukan barang dan warna sperai serta lampu yang akan mati dan menyala sesuka kami, dan kami lupa klo konsep kamar bersama beberapa tahun membuat kami juga memiliki barang yang sama mulai dari ranjang,tv karpet sampai AC kami beli secara bersama dengan alasan pengematan, satu-satunya hal yang tidak kami beli secara bersama adalah dua buah lemari pakaian yang mulai sesak, kerna kebiasaan nyakar di senggol yang sering kalap.

memiliki hal bersama membuat kami memiliki harta gono-gini yang harus dibagi secara adil tanpa mengunakan jasa pegacara, walaupun AC begitu menggoda untuk iklim pare-pare dengan panas luar biasa dimalam hari  tidak dapat saya miliki kerna ia terpasang dengan paten didinding kamar dan butuh tenaga khusus untuk memindahkannya,  jadi  mungkin yang akan saya pilih hanya barang kecil seperti tv dan karpet yah setidaknya di kamar saya bisa tiduran diatas karpet  sambil nonton tv, sambil sesekali berkunjung kekamar atas saat panas mungkin mulai menggila.................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar