Penolakan tak berjedah, itu kata yang cukup pantas untuk kejadian kemarin kini mulai mendapatkan titik terang, walaupun bukan hasil seperti awal suatu proses perencanaan, masih dengan kursi dan kegiatan rutin yang tidak berubah sepeti hari sebelumnya dan sedikit potongan gaji akibat keterlambatan kehadiran di kantor, tidak mengurangi perasaan akan nikmatnya semangat pagi,
kecintaan akan diri sendiri dan rasa syukur atas kehadiran dan nikmatnya nafas membuatnya tidak lagi serumit kemarin, mungkin benar luka yang terus berulang akan membuat kekebalan tubuh makin meningkat dan mengajarkan arti rasa sabar yang tersurat, yah saya masih disini dan masih mendengar saat sebagian orang bercerita akan ketidak mampuan dan kegagalan yang lalu. yang akan hilang diguras oleh kerja-dan kerjaan lain yang mungkin lebih menarik, ataukah hilang dengan adanya cerita cerita baru dan kegagalan baru di lain pihak yang mungkin sebagian penggunjingnya adalah saya.........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar