disini langkahku berhenti dikala pagi....
disudut kota dengan anak-anak usia sekolah
yang berkeliaran mencari nafkah..........
tertawa bersama dan berlomba2 mendapat bagian
lebih awal, walau badan harus terselimuti oleh lapisan
debu yang membatu
dibeberapa wajah kulihat garis ketampanan dengan
sedit ketidak teraturan.....
peluh bercucuran, dan wangi badan yang berubah
diwaktu yang makin berjalan.....
tak ada sesal, tak ada menyesal
ketika waktu menunjukkan sore hari.....
dan sang kasir...
memanggil dan memberikan lembaran2 berangka
dengan bau yang sulit di klasifikasikan.........
..................................................
mereka turun lewat tangga dengan senyum tipis nan iklas
dangan mulut yang sesekali menghitung...
.......................................
jumlah yang akan dibagikan
dengan teman,dan saudara seperjuangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar