saya bersedih unuk awal yang menurut saya gagal, saya gagal menjadi apa yang pernah ada di kepala saya jauh sebelum saya sadar bahwa saya punya kodrat, saya menutup telinga kerna teriakan dan hentekan itu terlalu keras dan langsung menusuk kekepala saya membuat saya sakit dan kemudian bersedih kembali di waktu sunyi.
siapa yang datang atas nama sayang atau atas nama cinta, yang justru menyakiti tanpa sadar atau bahkan memang sadar, perjalanan kita terlalu pendek, kilometer nya pun masih bisa terhitung dengan digit yang tak seberapa dan kita membuat jalur finish tanpa mau tau soal proses
dan ini ramadhan
tempat harusnya kita belajar semoga bisa.........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar