Jumat, 24 April 2009

sederhana

baru-baru ini saya bertemu dengan seseorang yang saat sekarang saya menganggapnya teman dia baik,pintar n berwawasan luas, itu terbukti dari bicaranya yang kadang2
tak ku mengerti. dia tinggal di salah satu sudut desa dengan beberapa ilmu yang dibagikan dan meninggalkan kehidupan kota yang menjanjikan,namun kalah bersaing dengan manusia-manusianya yang makin bertambah setiap harinya
................................................................................
dia kembali dan menjalani hidup sederhana dilingkungan yang sangat sederhana
katanya desa enak tidak bising dengan anak-anak lugu yang tidak kehilangan makna bermain walau dengan alat seadanya........, saya salut n sedikit belajar darinya untuk menjadi lebih sederhana.
bukan dengan hal yang bersifat materil saja yang bisa membuat seseorang menjadi bahagia walau saya tau klo dia mudik tidak dalam keadaan miskin.
................................................................................
................................................................................
kata nya TUHAN membenci manusia yang apabila disekitarnya baik maka baik pula dirinya
dan ketika orang disekitarnya buruk maka buruk pula dirinya
ada satu pertanyaan yang hinggap dikepala....
apakah tuhan juga marah saat kita belajar menjadi sederhana saat kita berada disekitar
orang2 sederhana..................
bukankah dalam hal lain tuhanpun mengajarkan kepada kita untuk bergaul dengan orang2
yang memiliki kualitas n kuanitas dalam hal yang lebih baik
.....................................................................
.......................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar